Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Permainan Tradisional Gasing Kreasi di Negeri Junjungan, Pergasi Inginkan Bengkalis Miliki Arena Gasing Permanen

Abu Kasim • Sabtu, 21 Juni 2025 | 19:45 WIB
Permainan tradisional gasing kreasi di Bengkalis yang sampai saat ini masih diperlombakan.
Permainan tradisional gasing kreasi di Bengkalis yang sampai saat ini masih diperlombakan.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -  Permainan gasing saat ini tidak hanya sebatas permainan tradisional saja, namun olahraga gasing saat ini dikenal luas secara nasional maupun nasional. Makanya untuk pembinaan atlet gasing yang mumpuni, Persatuan Gasing Seluruh Indonesia (Pergasi) Kabupaten Bengkalis memerlukan arena gasing yang permanen.

"Makanya penting sekali perhatian pemerintah daerah terhadap pelestarian permainan tradisional gasing, yang masih aktif dimainkan di sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkalis. Khususnya di Pulau Bengkalis," ujar Ketua Pergasi Bengkalis Herman, Sabtu (21/6/2025).

Ia menyebutkan, permainan gasing tradisional atau gasing kreasi masih hidup di tengah masyarakat, terutama di wilayah Kecamatan Bengkalis, Bukit Batu, Bantan, Rupat dan Kecamatan Rupat Utara. Bahkan saat ini terdapat setidaknya 43 tim aktif yang tersebar di berbagai kecamatan.

 Baca Juga: Telkomsel Hadirkan Promo 30GB Hanya Rp60 Ribu bagi Pelanggan Setianya

“Ya, permainan gasing ini sudah menjamur sejak 20 tahun terakhir. Bahkan saat ini terdata ada 43 tim gasing kreasi di Kabupaten Bengkalis,” ujar Herman.

Namun, kata Herman, dirinya sangat menyayangkan belum adanya gelanggang atau arena resmi yang representatif untuk pertandingan gasing di Kabupaten Bengkalis. Dirinya menyebutkan satu-satunya lapangan gasing yang dibangun tahun 2024 di Selat Baru, Kecamatan Bantan, belum bisa digunakan karena kualitas timbunannya tidak sesuai standar.

Menurutnya, arena itu belum bisa dipakai karena timbunannya tidak sesuai standar. Jadi setiap ada turnamen, seperti di Desa Pedekik ini, pihaknya terpaksa mencari lokasi yang bisa dimaksimalkan.

 Baca Juga: Disambut Bupati dan Wabup, 220 Jamaah Haji Kloter 9 Tiba dengan Selamat di Rohul

"Syukurnya lapangan futsal ini sudah sesuai standar,” ujar Herman.

Menurutnya, Pergasi telah mengusulkan pembangunan gelanggang permanen dan LAMR Bengkalis, juga sejalan dengan yang diminta Pergasi dan rencana akan dibangun di belakang Gedung LAMR Kabupaten Bengkalis dan berharap bisa direalisasikan pada tahun ini.

“Kami sudah sampaikan usulan ke LAMR. Insya Allah, harapannya tahun ini bisa dibangun gelanggang khusus gasing di belakang Gedung LAMR Bengkalis,” jelasnya.

Herman juga berencana menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, untuk memperkenalkan permainan gasing ke generasi muda melalui event tingkat sekolah.

Selain itu, Herman juga menyoroti pentingnya kemandirian dalam pembuatan gasing. Pihaknya mendorong pemain untuk belajar membuat gasing sendiri agar tidak bergantung pada pembelian yang mahal.

Baca Juga: Polisi Gendut Filipina Diberi Dua Pilihan, Pensiun Dini atau Pindah ke Bagian Administrasi

“Ya, kalau kita bisa buat sendiri, biayanya lebih murah. Kita juga bisa kembangkan kreasi-kreasi baru. Saya siap membimbing pemain yang ingin belajar membuat gasing,” ujar Herman.

Dalam konteks nasional, Herman menyayangkan gasing kreasi belum diperlombakan karena hanya dikenal di dua provinsi, yakni Riau dan Lombok. Padahal, jenis gasing seperti berembang, piring, tunjang, dan kelantan memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Meski demikian, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dalam turnamen yang digelar Polres Bengkalis untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, tercatat 21 tim ikut serta, meskipun kuota maksimal hanya 24 tim.

 Baca Juga: SMAN 2 Singingi Tegaskan Komitmen sebagai Institusi Pendidikan yang Terbuka di Era Digital

“Yang ikut mulai dari anak muda sampai orang tua. Semua berbaur dalam permainan tradisi ini,” jelas Herman.(ksm)

 

Editor : Edwar Yaman
#Permainan Tradisional Gasing Kreasi #pergasi #negeri junjungan #permainan tradisional #bengkalis