Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

KrediOne Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda lewat Program “Pindar Mengajar” di Universitas Riau

Redaksi • Jumat, 10 April 2026 | 20:07 WIB
KrediOne dalam program edukasi “Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia di Universitas Riau.
KrediOne dalam program edukasi “Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia di Universitas Riau.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - KrediOne memperkuat komitmennya dalam mendorong literasi keuangan generasi muda melalui partisipasi dalam program edukasi “Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia di Universitas Riau.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 200 mahasiswa Universitas Riau ini merupakan kolaborasi antara AFPI, Universitas Riau, serta pelaku industri pindar. 

Acara ini turut menghadirkan Triyoga Laksito (Kepala OJK Provinsi Riau), Yasmine Meylia (Direktur Eksekutif AFPI), serta Dr Hj Alvi Furwanti Alwie, SE, MM (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau), Kuseryansyah (Direktur Utama KrediOne), dan Marsha Muspita (Senior Manager FAT KrediOne).

Baca Juga: Tersangka Perkara Korupsi 'Japrem' di PUPR Riau Gugat KPK Rp11 Miliar

Mengusung tema “Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi”, program ini memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai perkembangan industri keuangan digital, khususnya layanan Pindar, termasuk manfaat, potensi risiko, serta perbedaannya dengan praktik pinjaman online ilegal.

Direktur Utama KrediOne, Kuseryansyah, menegaskan bahwa literasi keuangan kini menjadi faktor kunci dalam memastikan masyarakat dapat memanfaatkan akses keuangan secara optimal.

“Literasi keuangan hari ini bukan lagi sekadar pemahaman, tetapi kompetensi strategis. Di tengah percepatan inovasi finansial, kemampuan membaca peluang sekaligus mengelola risiko secara terukur menjadi pembeda antara akses yang memberdayakan dan yang justru menimbulkan kerentanan,” ujarnya.

Baca Juga: Distribusi BBM di Pulau Bengkalis Kembali Normal

Ia menambahkan, di tengah semakin luasnya akses terhadap layanan keuangan digital, kualitas pengambilan keputusan menjadi elemen krusial yang menentukan dampak dari akses tersebut.

“Akses keuangan tanpa literasi adalah pedang bermata dua. Karena itu, setiap keputusan finansial harus diambil secara sadar, terukur, dan bertanggung jawab,” kata Kuseryansyah.

Lebih lanjut, KrediOne menekankan bahwa peran industri Pindar tidak hanya sebatas menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga membangun ekosistem keuangan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Jangan Modifikasi Plat Kendaraan, Satlantas Polres Inhu Tindak 12 Pengguna TNKB Tidak Sesuai Keluaran Polri 

“Pindar kami posisikan bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari ekosistem keuangan yang sehat. Transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan konsumen adalah fondasi utama. Melalui edukasi berkelanjutan, kami ingin memastikan pertumbuhan industri berjalan selaras dengan peningkatan kualitas pemahaman masyarakat,” ujar Kuseryansyah.

Partisipasi KrediOne dalam kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Gerakan Nasional Cerdas Literasi Keuangan (Gencarkan) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Melalui sinergi antara regulator, asosiasi, akademisi, dan pelaku industri, diharapkan literasi keuangan dapat terus diperluas, khususnya di kalangan generasi muda sebagai kelompok yang paling aktif dalam memanfaatkan layanan keuangan digital.

Baca Juga: Harga Bahan Pangan Fluktuatif di Bengkalis, Daging Ayam Kampung Capai Rp90 Ribu Per Kg

KrediOne meyakini bahwa penguatan literasi keuangan akan melahirkan generasi yang tidak hanya cakap dalam mengelola keuangan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Tentang KrediOne

KrediOne merupakan platform layanan pinjaman digital yang berkomitmen menyediakan akses pembiayaan yang cepat, mudah, dan bertanggung jawab. KrediOne secara konsisten mengedepankan prinsip transparansi, perlindungan konsumen, serta literasi keuangan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Editor : M. Erizal
#Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia #KrediOne #pindar legal