TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Debit air Sungai Kuantan Sabtu (1/3/2025) jauh surut. Bagian rumah-rumah dibagian Kecamatan Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Tengah, Sentajo Raya, Benai, tidak lagi terendam oleh luapan air Sungai Kuantan.
Begitu juga di Pangean dan Kuantan Hilir, serta Kuantan Hilir Seberang jauh mengalami surut. Kondisi ini terbantu hujan yang tidak turun lebat dalam waktu lama sejak Jumat malam hingga Sabtu petang ini.
Tetapi di bagian hilir seperti Inuman, debit air Sungai Kuantan belum baik. Ketinggian air bervariasi, ada setinggi betis hingga pinggang orang dewasa. "Air sedang naik. Ada capai setinggi pinggang orang dewasa," ungkap Camat Inuman Zamri pada Riaupos.co.
Dari pendataan yang dilakukan Kecamatan bersama Desa, hingga Sabtu (1/3/2025) pukul 17.04 WIB, ada 1.608 KK yang terdampak banjir bersama fasilitas umum lainnya.
Jumlah itu menyebar di sembilan desa. Masing-masing, Seberang Pulau Busuk 251 KK, empat musala, satu masjid, satu TK dan satu MI. Desa Pulau Panjang Hilir 262 KK, empat musala dan satu kantor.
Desa Pulau Sipan 276 KK. Desa Pulau Busuk, 303 KK dan tiga musala. Desa Pulau Busuk Jaya 99 KK, dua musala, satu poskesdes, satu MDA dan satu kantor Desa.
Desa Kampung Baru Koto 15 KK dan satu musala. Desa Banjar Nan Tigo 87 KK, satu musala, satu masjid, satu kantor pos desa, dan satu MDTA. Desa Ketaping Jaya 280 KK dan dua musala. Desa Pulau Panjang Hulu sebanyak 35 KK.
Namun sejauh ini belum ada yang mengungsi. Masih bertahan di rumah masing-masing. Dia meminta masyarakat yang masih bertahan, tetap waspada.
Editor : Rinaldi