TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Iven pacu jalur tradisional di Tepian Narosa Teluk Kuantan dijadwalkan akan berlangsung 19-23 Agustus 2026.
Panitia Pacu Jalur Tradisional 2026 pun melakukan pembahasan rangkaian iven tradisi kebanggaan masyarakat Kuansing itu. Salah satu topik pembahasan bersama Plt Bupati Kuansing H Muklisin dan OPD di ruang multimedia, Senin (13/7) itu, adalah soal biaya pelaksanaan.
Dari rapat pembahasan bersama, anggaran biaya yang dibutuhkan dalam pelaksanaan rangkaian pacu jalur tradisional 2026 itu, dibutuhkan anggaran sebesar Rp6,6 miliar.
Baca Juga: Lagi, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit PETI di Lima Desa
Sementara di dalam APBD Kuansing 2026, hanya menganggarkan dana sebesar Rp1,2 miliar. “Jadi untuk pelaksanaan iven pacu jalur 2026 memerlukan anggaran Rp6,6 miliar. Sedang APBD kita hanya mengalokasikan sebesar Rp1,2 miliar,” ungkap Ketua Umum Pacu Jalur Tradisional 2026, Andi Cahyadi pada Riau Pos, Selasa (14/7).
Dari pertemuan itu, lanjut Andi Cahyadi, masih kekurangan dana sebesar Rp5,4 miliar. Kekurangan dana ini perlu kerja keras bersama termasuk Pemkab Kuansing menjelang satu bulan pelaksanaan iven pacu jalur.
Baca Juga: Pacu Jalur Tradisional 2026 Perlu Dana Rp6,6 Miliar, Pemkab pun Buka Peluang Sponsor Jalur
“Makanya, panitia menyampaikan jauh-jauh hari agar Pemkab untuk bersama-sama mencari solusinya, mencari dukungan tambahan anggaran biaya pelaksanaan,” ujar Andi Cahyadi.(dac)
Editor : Arif Oktafian