PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd melakukan kunjungan kerja (kunker) di Riau. Beberapa kegiatan dijalani, salah satunya mengunjungi SMP Negeri 4 Pekanbaru dan menghadiri kegiatan senam anak Indonesia hebat, Jumat (10/1).
Pada kesempatan tersebut dirinya menyinggung soal pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program Presiden Prabowo Subianto ini berdampak terhadap fisik, mengurangi angka tengkes (stunting) dan menyehatkan peserta didik.
“Makan dampaknya ke fisik, mengurangi stunting dengan makan yang bergizi. Pelaksanaannya harus terintegrasi dengan pendidikan karakter. MBG bukan di kami, yaitu di Badan Gizi Nasional (BGN). Jadi sekolah ini menjadi mitra dan tempat penyelenggaraan MBG,” tambahnya.
Dirinya menambahkan, pelaksanaan MBG tersebut ke depan tidak hanya untuk peserta didik. “MBG tidak hanya untuk sekolah, tetapi pelaksanaanya juga untuk ibu hamil dan menyusui,’’ ujarnya.
‘’Bagi kami, MBG di sekolah merupakan penanaman pendidikan karakter juga. Sebelum makan, berdoa. Itu sebagian menanamkan spritualitas. Makan dengan tertib, kemudian diajarkan makan sesuai dengan tata krama dan budaya Melayu,” sambungnya.
Kedatangannya ke SMPN 4 Pekanbaru juga menerangkan tentang senam anak Indonesia hebat. Senam ini merupakan salah satu dari tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yakni berolahraga.
Di hadapan peserta didik dan guru, Abdul Muti menyampaikan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang merupakan program pemerintah pusat yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar dan bermasyarakat serta tidur cepat. “Ini merupakan sosialisasi kebijakan tujuh kebiasaan anak Indonesia. Salah satunya senantiasa berolahraga,” ujar Abdul Muti.
“Kebijakan ini tadi (kemarin, red) kita sebut dengan pagi ceria. Itu terdiri dari kegiatan senam Indonesia hebat, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ini menjadi bagian sebelum pembelajaran dimulai di sekolah,” sambungnya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Dr H Abdul Jamal MPd turut mendampingi menteri dan melakukan senam bersama para pelajar dan guru di halaman sekolah.
Roni Rakhmat menyambut positif gerakan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat ini. Menurutnya program pemerintah pusat tersebut, berdampak positif terhadap warga sekolah.
“Jadi senam ini untuk menyegarkan anak didik sebelum masuk ke ruang kelas. Sehingga anak-anak bisa lebih ceria saat mengikuti proses belajar mengajar. Harapannya senam ini bisa diikuti semua sekolah setiap paginya,” tambah Roni.(ilo)
Editor : Rindra Yasin