Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Titik Baru Karhutla Muncul di Rupat

Tim Redaksi • Kamis, 4 Juni 2026 | 10:43 WIB
Personel Tim Manggala Agni berusaha memadamkan api yang membakar lahan di Rantau Bais, Rokan Hilir, Rabu (3/6/2026). (Manggala Agni untuk Riau Pos)
Personel Tim Manggala Agni berusaha memadamkan api yang membakar lahan di Rantau Bais, Rokan Hilir, Rabu (3/6/2026). (Manggala Agni untuk Riau Pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus terjadi di Riau. Titik baru karhutla terdeteksi di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Selasa (2/6). Tim gabungan juga langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan, setelah menerima informasi, pihaknya segera menyiapkan regu pemadaman. “Selasa (2/6), muncul satu kebakaran di Rupat, Bengkalis. Kami menyiapkan regu,’’ ujarnya, Rabu (3/6).

‘’Satu tim Daops Siak sudah menyeberang ke Pulau Rupat menuju TKP. Kami juga menyiapkan tambahan pasukan dari Jambi sebanyak dua regu untuk bersiap menuju Rupat,” tambahnya.

Baca Juga: SF Hariyanto Luruskan soal Rumdis Kapolda

Selain penanganan di Rupat, Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera juga masih menangani sejumlah titik karhutla di wilayah Riau lainnya “Wilayah Kandis, Siak sudah selesai. Tim Daops Pekanbaru yang lain sedang disiapkan untuk membantu di Rohil (Rokan Hilir), tepatnya di Bangko,” ungkap Ferdian.

Di Rohil, kebakaran di Rantau Bais juga masih menjadi fokus penanganan. Cuaca panas yang menyengat di lokasi membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan api dan mencegah perluasan kebakaran ke lahan milik masyarakat.

“Kondisi di Rantau Bais panas menyengat. Dua tim Manggala Agni terus melakukan upaya penyekatan kebakaran mengingat di posisi samping terdapat tanaman akasia liar dan kebun sawit masyarakat,” kata Ferdian. 

Baca Juga: Penjahit Jual Seragam Rp160 Ribu, Sekolah Patok Rp300 Ribu

“Estimasi luas kebakaran saat ini sekitar 70 hektare. Untuk data yang lebih presisi nantinya akan dianalisis menggunakan citra satelit setelah seluruh proses pemadaman selesai dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, operasi pemadaman juga masih berlangsung di Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan. Personel Manggala Agni dari Daops Rengat terus melakukan penanganan untuk memastikan api tidak kembali meluas. “Wilayah Sokoi masih dilaksanakan pemadaman oleh tim Daops Manggala Agni Rengat,” jelasnya.

Pemadaman di sini menunjukkan tren terkendali. “Alhamdulillah, titik api karhutla di Desa Sokoitelah padam. Namun demikian, masih ada sedikit asap dari tunggul kayu dan lahan bekas terbakar,” terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan SPi MSi, Rabu (3/6).

Operasi pemadaman darat telah berlangsung sejak Sabtu (30/6) lalu. “Keberhasilan pemadaman titik api ini berkat tim gabungan Mangala Agni dan bantuan helikopter water boming yang melakukan penyiraman air melalui udara oleh tim udara dari BNPB dan BPBD Riau,” paparnya. 

Tim gabungan masih tetap berada dilokasi untuk melakukan proses pendinginan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar api tidak muncul lagi dari sisa bara yang menghasilkan asap. Apalagi lahan tersebut merupakan tanah gambut yang sulit ditangani jika dilanda kebakaran.  

Baca Juga: 525 Tersangka Kejahatan Jalanan Ditangkap Polisi

“Diperkirakan kedalaman gambut di titik Karhutla itu mencapai 2 sampai 4 meter. Sehingga tentunya membutuhkan upaya ekstra dengan melakukan penyiraman yang maksimal untuk memastikan api tidak kembali muncul setelah nantinya ditinggalkan petugas,” ujarnya. 

Naik Drastis, 64 Titik Panas Menyala 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan 11 titik panas (hotspot) di sejumlah daerah di Provinsi Riau, Selasa (2/6). Namun, jumlahnya meningkat drastis, Rabu (3/6) menjadi 64 titik.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru Yasir Prayuna menjelaskan, berdasarkan pantauan radar citra satelit BMKG Pekanbaru, pukul 16.00 WIB jumlah titik panas di Riau terdeteksi tersebar di Kabupaten Bengkalis 29, Rokan Hilir 22, Rokan Hulu 6, Kuantan Singingi 2, Indragiri Hulu 2, Siak 1, Pelalawan 1, dan Kota Dumai 1.

“Secara keseluruhan total titik panas wilayah Sumatera mencapai 112 yang juga tersebar di Aceh 15, Sumatera Selatan 15, Sumatera Barat 5, Lampung 4, ,Sumatera Utara 3, dan Bangka Belitung 3, Bengkulu 2, dan Jambi 1,” ucapnya. 

“BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang diperkirakan terjadi Kabupaten Kampar, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, terutama pada pagi serta sore hingga malam hari,” tambahnya.(sol/fad/ayi)

 

Editor : Arif Oktafian
#karhutla #hotspot riau #bpbd riau