BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya memperkuat literasi dan pendidikan bagi narapidana sebagai warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Bengkalis serta Yayasan PKBM Albantani, di Aula Lapas Bengkalis, Kamis (12/2/2026).
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut, juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan penunjang kegiatan belajar dari Baznas Bengkalis, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan intelektual warga binaan.
Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono menegaskan, bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya bersama untuk memastikan warga binaan mendapatkan hak pendidikan dan akses literasi yang layak. Dengan kerja sama resmi bersama Dispersip dan PKBM Albantani, serta dukungan Baznas, kita membangun ekosistem pembinaan yang terukur agar mereka memiliki bekal ijazah dan wawasan saat kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Ia menyebutkan, kerja sama ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menekankan pembinaan narapidana guna mencetak sumber daya manusia yang lebih berkualitas.
Sedangkan. Kadispersip Bengkalis, Hendrik Dwi Yatmoko menyatakan, komitmennya dalam menyediakan bahan bacaan berkualitas bagi warga binaan.
“Kami berkomitmen mendekatkan akses literasi ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk di Lapas Bengkalis,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan PKBM Albantani, Ruliono juga menjelaskan, pihaknya akan memperkuat program pendidikan kesetaraan agar warga binaan memperoleh kualifikasi pendidikan yang sah secara nasional.
“PKBM Albantani memastikan program sekolah paket berjalan sesuai standar. Kami ingin warga binaan memiliki semangat belajar sehingga pendidikan yang ditempuh menjadi modal membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas,” ujarnya.
Penandatanganan kerja sama turut disaksikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muthu Saily serta Kabag SDM dan Umum Baznas Bengkalis, Daeng Muhammad Thalib Johari, S.Pd, yang menyerahkan bantuan secara simbolis.
Editor : M. Erizal