BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Suasana malam Minggu di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Duri, Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, mendadak berubah jadi hening, Ahad (29/3/2026) dini hari.
Pasalnya Tim Gabungan Polres Bengkalis bersama Polsek Mandau turun langsung secara mendadak melakukan razia. Petugas menyasar titik-titik lokasi THM yang dinilai rawan peredaran narkotika.
Dalam razia tersebut, satu per satu pengunjung dan pekerja diperiksa. Mulai dari identitas diri hingga tes urine dilakukan di tempat. Langkah itu, menjadi bagian dari upaya serius aparat dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di kawasan hiburan malam.
Sedangkan razia THM yang dipimpin Kapolsek Mandau, Kompol Primadona Caniago, menyasar THM Celcius dan KTV Bratherhut. Petugas menyisir seluruh area, dari pintu masuk hingga ruang hiburan, memastikan tidak ada celah bagi praktik terlarang untuk kabur atau bersembunyi.
Dari hasil pemeriksaan di THM Celcius, dua pekerja perempuan dinyatakan positif narkotika jenis pil ekstasi. Sementara di KTV Bratherhut, lima orang lainnya, terdiri dari tiga pekerja perempuan dan dua pengunjung laki-laki juga terindikasi positif narkotika jenis yang sama. Totalnya, ada tujuh orang diamankan untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago menjelaskan, razia ini merupakan tindak lanjut dari pengungkapan kasus sebelumnya di salah satu lokasi tempat hiburan malam tersebut.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penangkapan sebelumnya di KTV Bratherhut. Tim gabungan yang melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap pekerja dan pengunjung sebagai langkah preventif untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika di THM,” jelas Primadona.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bengkalis, Polsek Mandau dalam mendukung program nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di wilayah yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Tak hanya pemeriksaan acak, petugas juga mendata seluruh pengunjung yang berada di lokasi saat razia berlangsung. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, langkah hukum akan diambil sesuai prosedur.
“Ya, razia ini tidak hanya penindakan, tetapi juga edukasi. Kami ingin masyarakat menjauhi narkoba dan menciptakan lingkungan hiburan yang aman, sehat, serta bebas dari narkotika,” ungkapnya.
Kompol Primadona Caniago juga mengingatkan, para pengelola tempat hiburan malam untuk turut bertanggung jawab menjaga lingkungan usahanya dari peredaran narkoba.
Razia berlangsung aman dan kondusif di bawah pengawasan ketat aparat. Ke depan, kegiatan serupa dipastikan akan terus digelar secara rutin guna menekan angka penyalahgunaan narkotika di wilayah Mandau, Bathin Solapan dan sekitarnya.(ksm)
Editor : Edwar Yaman