RIAUPOS.CO - Idulfitri sudah menjelang di depan mata, berbagai hidangan lezat khas lebaran bisa dinikmati. Mulai dari opor ayam, rendang, sambal goreng hati hingga semur daging yang menggugah selera.
Namun jangan lapar mata semua hidangan disantap karena sebagian besar hidangan khas Lebaran mengandung lemak dan kolesterol yang cukup tinggi.
Jika dikonsumsi secara berlebihan, bukan hanya berat badan yang naik, tetapi juga dapat meningkatkan tekanan darah.
Tetap atur pola makan dan nikmati makanan khas lebaran sewajarnya saja. Simak 8 tips berikut agar berat badan tetap stabil dan tubuh terjaga sehat selama momen Lebaran.
1. Kendalikan Porsi Makan
Mengendalikan porsi makan merupakan langkah penting agar tidak makan berlebihan saat Lebaran.
Gunakan piring berukuran kecil dan makanlah secara perlahan.
Kamu tidak perlu mengambil makanan dalam jumlah besar meskipun banyak pilihan hidangan tersedia.
Jika ingin mencoba makanan berlemak seperti rendang atau opor, ambillah secukupnya dan pilih bagian daging yang tidak terlalu berlemak.
2. Atur Pola Makan
Setelah menjalani puasa selama sebulan penuh, tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali dengan pola makan normal.
Usahakan untuk tetap menjaga jadwal makan yang teratur dan hindari makan terlalu larut malam.
Konsumsilah makanan bergizi seimbang agar tubuh tetap bugar.
3. Batasi Asupan Gula
Selain makanan berat, camilan dan minuman manis juga banyak disajikan saat Lebaran. Contohnya seperti kue nastar, putri salju, es sirup, hingga es buah.
Meski terasa nikmat, konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan, diabetes, hingga obesitas.
Karena itu, batasi konsumsi makanan dan minuman manis agar kesehatan tetap terjaga.
4. Sarapan Sebelum Berkunjung
Sebelum berkunjung ke rumah saudara, sebaiknya sarapan terlebih dahulu.
Pilih makanan yang tinggi serat dan rendah kalori seperti buah, oatmeal, atau roti gandum.
Dengan begitu, kamu akan merasa kenyang lebih lama sehingga tidak mudah tergoda untuk makan berlebihan.
5. Perbanyak Buah dan Air Putih
Di sela-sela menikmati kue Lebaran dan hidangan utama, jangan lupa mengonsumsi buah-buahan.
Buah dapat membantu memberikan rasa kenyang sekaligus menyediakan nutrisi penting bagi tubuh.
Selain itu, pastikan juga untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih setidaknya delapan gelas per hari.
6. Tetap Rutin Berolahraga
Libur panjang bukan berarti berhenti berolahraga. Kamu bisa melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda santai, atau olahraga ringan selama sekitar 15 menit setiap hari. Kebiasaan ini dapat membantu menjaga berat badan tetap stabil.
7. Tidur yang Cukup
Tidur yang cukup ternyata berpengaruh pada pengendalian berat badan.
Kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar, sekaligus menurunkan hormon leptin yang berfungsi menekan nafsu makan.
Karena itu, usahakan tetap memiliki waktu tidur yang cukup meskipun sedang menikmati libur Lebaran.
8. Tetap Konsisten
Kunci utama menjaga berat badan saat Lebaran adalah konsistensi dalam mengatur pola makan.
Sebelum menghadiri acara silaturahmi, kamu bisa merencanakan terlebih dahulu makanan apa yang ingin dicoba dan mana yang sebaiknya dihindari. Boleh mencoba berbagai hidangan, tetapi tetap dalam porsi yang wajar.
Dengan pengaturan pola makan yang baik, momen Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa harus khawatir timbangan naik.
Editor : M. Erizal