Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Semifinal Liga Champions: Bawa Inter Milan ke Final, Yann Sommer Pemain Terbaik, Ini Statistik sang Kiper

Edwar Yaman • Rabu, 7 Mei 2025 | 08:36 WIB
Kiper Inter Milan, Yann Sommer dinobatkan man of the match atau pemain terbaik oleh UEFA setelah melakukan beberapa penyelamatan krusial melawan Barcelona.
Kiper Inter Milan, Yann Sommer dinobatkan man of the match atau pemain terbaik oleh UEFA setelah melakukan beberapa penyelamatan krusial melawan Barcelona.

MILAN (RIAUPOS.CO) – Pemain pengganti Davide Frattesi mencetak gol kemenangan Inter Milan saat mengalahkan Barcelona 4-3 pada leg kedua semifinal Liga Champions di Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (7/5/2025) dini hari WIB. Inter lolos ke final dengan keunggulan agregat 7-6.

Giuseppe Meazza menjadi saksi comeback hebat Inter Milan yang akan tercatat dalam sejarah Liga Champions. Atmosfer penuh emosi dan drama di kandang sendiri mengantar Inter Milan ke final yang kedua dalam tiga musim terakhir. Dua tahun lalu mereka juga lolos ke final. Sayanyang mereak kalah 0-1 dari Manchester City di final.

Lautaro Martínez membuka skor dan Hakan Çalhanoğlu menggandakan keunggulan tim tuan rumah dari titik penalti setelah wasit memutuskan Pau Cubarsí telah melanggar Martínez setelah peninjauan di sisi lapangan atas insiden tersebut.

Barça bangkit untuk menyamakan kedudukan melalui gol dari Eric García dan Dani Olmo sebelum Raphinha memberi mereka keunggulan untuk pertama kalinya dalam pertandingan tersebut pada menit ke-87, tetapi Acerbi dan Frattesi memastikan kekalahan Barcelona.

Yann Sommer melakukan dua penyelamatan kelas dunia dari pemain remaja Lamine Yamal untuk mengamankan kemenangan yang diperjuangkan dengan keras. Inter Milan akan berusaha mengklaim gelar Liga Champions keempat mereka dan yang pertama dalam 15 tahun setelah kalah dari Manchester City di final dua tahun lalu.

Pada laga itu Yann Sommer dinobatkan sebagai Man of the Match atau pemain terbaik oleh UEFA. Berdasarkan statistik Soccernet, kiper asal Swiss itu melakukan tujuh penyelamatan krusial. Terutama menggagalkan peluang-peluang wonderkid Barcelona, Lamine Yamal.

Dari sekian banyak penyelamatan, Sommer mengaku yang paling berkesan adalah saat menghadang tembakan melengkung Yamal di perpanjangan waktu. Momen itu menjadi penentu Inter meraih kemenangan.

Sommer juga memuji Yamal sebagai pemain berbakat, namun ia bersyukur bisa menggagalkan peluang emas pemain muda Barcelona tersebut.

"Penyelamatan mana yang akan kuingat? Yang terakhir lawan Lamine Yamal. Dia pemain fantastis. Aku senang bola tidak masuk," ungkap Sommer.

"Banyak tim yang lelah setelah kebobolan hingga skor 3-2, tapi kami berhasil bangkit," tambah kiper asal Swiss itu.

Sementara pencetak gol kemenangan Fratessi tak kalah bahagianya.

"Saya beruntung bisa menyelesaikan pertandingan, saya berteriak sangat keras hingga saya melihat semuanya menjadi hitam," kata Frattesi kepada Sky Sport.

"Saya harus berterima kasih kepada para fisioterapis karena beberapa hari terakhir saya tidak sehat, saya persembahkan kemenangan ini untuk mereka. Ini luar biasa, saya tidak tahu harus berkata apa. Malam ini, hal luar biasa terjadi," ujarnya.

Barcelona, ​​yang mengejar treble setelah memenangkan Copa del Rey dengan mengalahkan Real Madrid di perpanjangan waktu, kini harus fokus pada LaLiga, di mana pada hari Ahad mereka akan menjamu rival lama mereka yang berada di posisi kedua dan tertinggal empat poin dari mereka.

"Sepak bola sangat kejam bagi kami," kata bek Barça Eric García kepada Movistar Plus.

"Kami tertinggal 2-0 lagi dan karakter yang ditunjukkan tim ini luar biasa. Kami adalah tim yang penuh dengan pemain muda dan ini merupakan tahun yang hebat. Kami masih harus berjuang di liga [Spanyol]," ujar Eric Garcia.***

 

Editor : Edwar Yaman
#inter milan #Yann Sommer Pemain Terbaik #yann sommer #Barcelona #lamine yamal #semifinal liga champions #inter milan ke final